9 Mei 2016

Surah Ath-Thaariq {QS: 86}

Surat Ath Thaariq terdiri atas 17 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Balad. Dinamai Ath Thaariq (yang datang di malam hari) diambil dari perkataan Ath Thaariq yang terdapat pada ayat 1 surat ini.









Pokok-pokok isinya:

Tiap-tiap jiwa selalu dipelihara dan diawasi Allah; merenungkan asal kejadian diri sendiri yaitu dari air mani akan menghilangkan sifat sombong dan takabur; Allah kuasa menghidupkan manusia kembali pada hari kiamat, pada hari itu tidak ada kekuatan yang dapat menolong selain Allah; Al Quran adalah pemisah antara yang hak dan yang batil.
Surat Ath Thaariq menerangkan bahwa tiap-tiap diri tidak luput dari pengawasan Allah. Sebagaimana Allah menciptakan manusia, maka Allah dapat pula menghidupkan kembali bila ia telah mati; keterangan tentang Al Quran; bujukan kepada Nabi Muhammad s.a.w. terhadap tipu daya orang- orang kafir.

HUBUNGAN SURAT ATH THAARIQ DENGAN SURAT AL A’LAA

Pada surat Ath Thaariq diterangkan tentang penciptaan manusia dan diisyaratkan pula penciptaan tumbuh-tumbuhan, sedang pada surat Al A’laa diterangkan bahwa Allah menciptakan alam dengan sempurna dan dengan ukuran-ukuran tertentu.


Surat 86: Ath-Thaariq
(Yang datang di malam hari)



(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Demi langit dan yang datang pada malam hari," – (QS.86:1)
وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ
Wassamaa-i wath-thaariq(i)
002
"tahukah kamu apa yang datang pada malam hari itu?." – (QS.86:2)
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الطَّارِقُ
Wamaa adraaka maath-thaariq(u)
003
"(yaitu) bintang yang cahayanya menembus," – (QS.86:3)
النَّجْمُ الثَّاقِبُ
                                                                               Annajmuts-tsaaqib(u)
004
"tidak ada suatu jiwapun (diri), melainkan ada (malaikat-malaikat) penjaganya." – (QS.86:4)
إِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ
In kullu nafsin lammaa 'alaihaa haafizhun
005
"Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?." – (QS.86:5)
فَلْيَنْظُرِ الإنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ
Falyanzhuri-insaanu mimma khuliq(a)
006
"Dia diciptakan dari air yang terpancar (air mani)," – (QS.86:6)
خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ
Khuliqa min maa-in daafiqin
007
"yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki, dan tulang dada perempuan." – (QS.86:7)
يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ
Yakhruju min bainish-shulbi wattaraa-ib(i)
008
"Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup, sesudah mati)." – (QS.86:8)
إِنَّهُ عَلَى رَجْعِهِ لَقَادِرٌ
Innahu 'ala raj'ihi laqaadirun
009
"Pada hari (kiamat) ditampakkan segala rahasia," – (QS.86:9)
يَوْمَ تُبْلَى السَّرَائِرُ
Yauma tublassaraa-ir(u)
010
"maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu, suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong." – (QS.86:10)
فَمَا لَهُ مِنْ قُوَّةٍ وَلا نَاصِرٍ
Famaa lahu min quu-watin walaa naashirin
011
"Demi langit yang mengandung hujan," – (QS.86:11)
وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الرَّجْعِ
Wassamaa-i dzaatirraj'(i)
012
"dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan," – (QS.86:12)
وَالأرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ
Wal ardhi dzaatish-shad'(i)
013
"sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang batil," – (QS.86:13)
إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ
Innahu laqaulun fashlun
014
"dan sekali-kali bukanlah dia (Al-Qur'an) senda-gurau." – (QS.86:14)
وَمَا هُوَ بِالْهَزْلِ
Wamaa huwa bil hazl(i)
015
"Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu-daya yang jahat, dengan sebenar-benarnya." – (QS.86:15)
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا
Innahum yakiiduuna kaidan
016
"Dan Akupun membuat rencana (pula), dengan sebenar-benarnya." – (QS.86:16)
وَأَكِيدُ كَيْدًا
Wa-akiidu kaidan
017
"Karena itu (hai Muhammad,) beri tangguhlah (kepada) orang-orang kafir itu, yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar." – (QS.86:17)
فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا
Famahhilil kaafiriina amhilhum ruwaidan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar