3 Mei 2016

Surah At-Tahrim {QS: 66}

Surat ini terdiri atas 12 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Hujuraat. Dinamai surat At Tahrim karena pada awal surat ini terdapat kata tuharrim yang kata asalnya adalah Attahrim yang berarti mengharamkan.








Pokok-pokok isinya :

1. Keimanan:
Kesempatan bertaubat itu hanyalah di dunia saja, segala amal perbuatan manusia di dunia akan dibalas di akhirat.

2. Hukum-hukum:
Larangan mengharamkan apa-apa yang dibolehkan Allah SWT, kewajiban membebaskan diri dari sumpah yang diucapkan untuk mengharamkan yang halal dengan membayar kaffarat; kewajiban memelihara diri dan keluarga dari api neraka; perintah memerangi orang-orang kafir dan munafik dan berlaku keras terhadap mereka di waktu perang.

3. Dan lain-lain:
Iman dan perbuatan baik atau buruk seseorang tidak tergantung kepada iman dan perbuatan orang lain walaupun antara suami isteri, seperti isteri Nabi Luth AS, isteri Nabi Nuh AS, isteri Fir’aun, dan Maryam.
Surat At Tahrim menerangkan tentang hubungan Rasulullah SAW dengan isteri-isterinya, diikuti dengan keharusan bagi orang-orang mukmin untuk bertaubat; dan ditutup dengan contoh-contoh wanita-wanita yang baik dan yang buruk.

HUBUNGAN SURAT AT TAHRIM DENGAN SURAT AL MULK

Dalam surat At Tahrim diterangkan bahwa Allah mengetahui segala rahasia, sedang pada surat Al Mulk ditegaskan lagi bahwa Allah mengetahui segala rahasia karena Allah menguasai seluruh alam.


Surat 66: At-Tahrim
(Mengharamkan)



(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan, apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati (pada) istri-istrimu. Dan Allah Maha Pengampun, lagi Maha Penyayang." – (QS.66:1)
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللَّهُ لَكَ تَبْتَغِي مَرْضَاةَ أَزْوَاجِكَ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Yaa ai-yuhaannabii-yu lima tuharrimu maa ahallallahu laka tabtaghii mardhaata azwaajika wallahu ghafuurun rahiimun
002
"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kamu sekalian, (untuk) membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana." – (QS.66:2)
قَدْ فَرَضَ اللَّهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ أَيْمَانِكُمْ وَاللَّهُ مَوْلاكُمْ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
                                                                              Qad faradhallahu lakum tahillata aimaanikum wallahu maulaakum wahuwal 'aliimul hakiim(u)
003
"Dan ingatlah, ketika Nabi membicarakan secara rahasia, kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafsah), suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah), dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafsah dengan Aisyah) kepada Muhammad, lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya), dan menyembunyikan yang sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafsah dan Aisyah), lalu Hafsah bertanya: 'Siapakah yang memberitahukan hal ini kepadamu'. Nabi menjawab: 'Telah diberitahukan kepadaku, oleh Allah Yang Maha Mengetahui, lagi Maha Mengenal'." – (QS.66:3)
وَإِذْ أَسَرَّ النَّبِيُّ إِلَى بَعْضِ أَزْوَاجِهِ حَدِيثًا فَلَمَّا نَبَّأَتْ بِهِ وَأَظْهَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهُ وَأَعْرَضَ عَنْ بَعْضٍ فَلَمَّا نَبَّأَهَا بِهِ قَالَتْ مَنْ أَنْبَأَكَ هَذَا قَالَ نَبَّأَنِيَ الْعَلِيمُ الْخَبِيرُ
Wa-idz asarrannabii-yu ila ba'dhi azwaajihi hadiitsan falammaa nabbaat bihi wa-azhharahullahu 'alaihi 'arrafa ba'dhahu wa-a'radha 'an ba'dhin falammaa nabbaahaa bihi qaalat man anbaaka hadzaa qaala nabbaaniyal 'aliimul khabiir(u)
004
"Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya, dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang Mukmin yang baik; dan selain daripada itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula." – (QS.66:4)
إِنْ تَتُوبَا إِلَى اللَّهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوبُكُمَا وَإِنْ تَظَاهَرَا عَلَيْهِ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ مَوْلاهُ وَجِبْرِيلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمَلائِكَةُ بَعْدَ ذَلِكَ ظَهِيرٌ
In tatuubaa ilallahi faqad shaghat quluubukumaa wa-in tazhaaharaa 'alaihi fa-innallaha huwa maulaahu wajibriilu washaalihul mu'miniina wal malaa-ikatu ba'da dzalika zhahiirun
005
"Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Rabb-nya akan memberi ganti kepadanya, dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan." – (QS.66:5)
عَسَى رَبُّهُ إِنْ طَلَّقَكُنَّ أَنْ يُبْدِلَهُ أَزْوَاجًا خَيْرًا مِنْكُنَّ مُسْلِمَاتٍ مُؤْمِنَاتٍ قَانِتَاتٍ تَائِبَاتٍ عَابِدَاتٍ سَائِحَاتٍ ثَيِّبَاتٍ وَأَبْكَارًا
'Asa rabbuhu in thallaqakunna an yubdilahu azwaajan khairan minkunna muslimaatin mu'minaatin qaanitaatin taa-ibaatin 'aabidaatin saa-ihaatin tsai-yibaatin wa-abkaaran
006
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka, dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." – (QS.66:6)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu quu anfusakum wa-ahliikum naaran waquuduhaannaasu wal hijaaratu 'alaihaa malaa-ikatun ghilaazhun syidaadun laa ya'shuunallaha maa amarahum wayaf'aluuna maa yu'maruun(a)
007
"Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan, menurut apa yang kamu kerjakan." – (QS.66:7)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ كَفَرُوا لا تَعْتَذِرُوا الْيَوْمَ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina kafaruu laa ta'tadziruul yauma innamaa tujzauna maa kuntum ta'maluun(a)
008
"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb-kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu, dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari, ketika Allah tidak menghinakan Nabi, dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: 'Ya Rabb-kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'." – (QS.66:8)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ يَوْمَ لا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu tuubuu ilallahi taubatan nashuuhan 'asa rabbukum an yukaffira 'ankum sai-yi-aatikum wayudkhilakum jannaatin tajrii min tahtihaal anhaaru yauma laa yukhziillahunnabii-ya waal-ladziina aamanuu ma'ahu nuuruhum yas'a baina aidiihim wabiaimaanihim yaquuluuna rabbanaa atmim lanaa nuuranaa waaghfir lanaa innaka 'ala kulli syai-in qadiirun
009
"Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahanam, dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali." – (QS.66:9)
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Yaa ai-yuhaannabii-yu jaahidil kuffaara wal munaafiqiina waaghluzh 'alaihim wama'waahum jahannamu wabi-asal mashiir(u)
010
"Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba, yang shaleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): 'Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)'." – (QS.66:10)
ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلا لِلَّذِينَ كَفَرُوا اِمْرَأَةَ نُوحٍ وَامْرَأَةَ لُوطٍ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللَّهِ شَيْئًا وَقِيلَ ادْخُلا النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِينَ
Dharaballahu matsalaa lil-ladziina kafaruu imraata nuuhin waamraata luuthin kaanataa tahta 'abdaini min 'ibaadinaa shaalihaini fakhaanataahumaa falam yughniyaa 'anhumaa minallahi syai-an waqiilaad-khulaannaara ma'addaakhiliin(a)
011
"Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang yang beriman, ketika ia berkata: 'Ya Rabb-ku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim'." – (QS.66:11)
وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلا لِلَّذِينَ آمَنُوا اِمْرَأَةَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Wadharaballahu matsalaa lil-ladziina aamanuu imraata fir'auna idz qaalat rabbiibni lii 'indaka baitan fiil jannati wanajjinii min fir'auna wa'amalihi wanajjinii minal qaumizh-zhaalimiin(a)
012
"dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya, sebagian dari ruh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat Rabb-nya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat." – (QS.66:12)
وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ
Wamaryamaabnata 'imraanallatii ahshanat farjahaa fanafakhnaa fiihi min ruuhinaa washaddaqat bikalimaati rabbihaa wakutubihi wakaanat minal qaanitiin(a)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar