2 Mei 2016

Surah Ash-Shaff {QS: 61}

Surat Ash Shaff terdiri atas 14 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah. Dinamai dengan Ash Shaff, karena pada ayat 4 surat ini terdapat kata Shaffan yang berarti satu barisan. Ayat ini menerangkan apa yang diridhai Allah sesudah menerangkan apa yang dimurkai-Nya. Pada ayat 3 diterangkan bahwa Allah murka kepada orang yang hanya pandai berkata saja tetapi tidak melaksanakan apa yang diucapkannya. Dan pada ayat 4 diterangkan bahwa Allah menyukai orang yang mempraktekkan apa yang diucapkannya yaitu orang-orang yang berperang pada jalan Allah dalam satu barisan.



Pokok-pokok isinya: 

Semua yang ada di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya, anjuran berjihad pada jalan Allah. Pengikut-pengikut nabi Musa dan Isa a.s. pernah mengingkari ajaran-ajaran nabi mereka. Demikian pula kaum musyrikin Mekah ingin hendak memadamkan cahaya Allah (agama Islam). Ampunan Allah dan Surga tak dapat dicapai dengan iman dan berjuang menegakkan kalimah Allah dengan harta dan jiwa. Surat ini menganjurkan supaya orang-orang mukmin selalu menyesuaikan ucapan dengan perbuatan, dan menerima tawaran Allah yaitu ampunanNya dan surga dapat dicapai dengan iman dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa.

HUBUNGAN SURAT ASH SHAFF DENGAN SURAT AL JUMU’AH
  1. Sama-sama dimulai dengan sabbaha lillahi bertasbih kepada Allah dan bahwa Allah Maha Perkasa lagi MAha Bijaksana.
  2. Pada surat Ash Shaff diterangkan bahwa orang-orang Yahudi itu adalah kaum yang sesat dan fasik, sedang pada surat Al Jumu’ah diterangkan lagi bahwa mereka adalah orang yang bodoh seperti keledai yang membawa buku-buku yang banyak, tetapi tidak dapat memahaminya.

Surat 61: Ash-Shaff
(Barisan)



(Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang)


No.
Teks terjemahan
Teks Qur'an dan latinnya
001
"Bertasbih kepada Allah, apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana." – (QS.61:1)
سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Sabbaha lillahi maa fiis-samaawaati wamaa fiil ardhi wahuwal 'aziizul hakiim(u)
002
"Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan, apa yang tidak kamu perbuat?." – (QS.61:2)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لا تَفْعَلُونَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu lima taquuluuna maa laa taf'aluun(a)
003
"Amat besar kebencian di sisi Allah, bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan." – (QS.61:3)
كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لا تَفْعَلُونَ
                                                                  Kabura maqtan 'indallahi an taquuluu maa laa taf'aluun(a)
004
"Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya, dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh." – (QS.61:4)
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ
Innallaha yuhibbul-ladziina yuqaatiluuna fii sabiilihi shaffan kaannahum bunyaanun marshuushun
005
"Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: 'Hai kaumku, mengapa kamu menyakitiku, sedang kamu mengetahui, bahwa aku adalah utusan Allah kepadamu'. Maka tatkala mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka; dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang fasik." – (QS.61:5)
وَإِذْ قَالَ مُوسَى لِقَوْمِهِ يَا قَوْمِ لِمَ تُؤْذُونَنِي وَقَدْ تَعْلَمُونَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
Wa-idz qaala muusa liqaumihi yaa qaumi lima tu'dzuunanii waqad ta'lamuuna annii rasuulullahi ilaikum falammaa zaaghuu azaaghallahu quluubahum wallahu laa yahdiil qaumal faasiqiin(a)
006
"Dan (ingatlah) ketika Isa putera Maryam berkata: 'Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)'. Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka, dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: 'Ini adalah sihir yang nyata'." – (QS.61:6)
وَإِذْ قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّ مِنَ التَّوْرَاةِ وَمُبَشِّرًا بِرَسُولٍ يَأْتِي مِنْ بَعْدِي اسْمُهُ أَحْمَدُ فَلَمَّا جَاءَهُمْ بِالْبَيِّنَاتِ قَالُوا هَذَا سِحْرٌ مُبِينٌ
Wa-idz qaala 'iisaabnu maryama yaa banii israa-iila innii rasuulullahi ilaikum mushaddiqan limaa baina yadai-ya minattauraati wamubasy-syiran birasuulin ya'tii min ba'diiismuhu ahmadu falammaa jaa-ahum bil bai-yinaati qaaluuu hadzaa sihrun mubiinun
007
"Dan siapakah yang lebih zalim, daripada orang yang mengadakan dusta terhadap Allah, sedang dia diajak kepada agama Islam, Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." – (QS.61:7)
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُوَ يُدْعَى إِلَى الإسْلامِ وَاللَّهُ لا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Waman azhlamu mimmaniiftara 'alallahil kadziba wahuwa yud'a ila-islaami wallahu laa yahdiil qaumazh-zhaalimiin(a)
008
"Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah, dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir benci." – (QS.61:8)
يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
Yuriiduuna liyuthfi-uu nuurallahi biafwaahihim wallahu mutimmu nuurihi walau karihal kaafiruun(a)
009
"Dia-lah yang mengutus Rasulnya (Muhammad), dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama, meskipun orang-orang musyrik benci." – (QS.61:9)
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
Huwal-ladzii arsala rasuulahu bil huda wadiinil haqqi liyuzhhirahu 'aladdiini kullihi walau karihal musyrikuun(a)
010
"Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan, yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?." – (QS.61:10)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu hal adullukum 'ala tijaaratin tunjiikum min 'adzaabin aliimin
011
"(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu, itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui-nya," – (QS.61:11)
تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Tu'minuuna billahi warasuulihi watujaahiduuna fii sabiilillahi biamwaalikum wa-anfusikum dzalikum khairun lakum in kuntum ta'lamuun(a)
012
"niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu, dan memasukkan kamu ke dalam surga, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga 'Adn. Itulah keberuntungan yang besar." – (QS.61:12)
يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ وَمَسَاكِنَ طَيِّبَةً فِي جَنَّاتِ عَدْنٍ ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Yaghfir lakum dzunuubakum wayudkhilkum jannaatin tajrii min tahtihaal anhaaru wamasaakina thai-yibatan fii jannaati 'adnin dzalikal fauzul 'azhiim(u)
013
"Dan (ada lagi) karunia lain yang kamu sukai, (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman." – (QS.61:13)
وَأُخْرَى تُحِبُّونَهَا نَصْرٌ مِنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ
Wa-ukhra tuhibbuunahaa nashrun minallahi wafathun qariibun wabasy-syiril mu'miniin(a)
014
"Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong-penolong (agama) Allah, sebagaimana Isa putera Maryam (yang) telah berkata, kepada pengikut-pengikutnya yang setia: 'Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?'. Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: 'Kami-lah penolong penolong agama Allah!', lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan (yang lain) kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman, (sehingga lebih kuat) terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang." – (QS.61:14)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ فَآمَنَتْ طَائِفَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَتْ طَائِفَةٌ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَى عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu kuunuu anshaarallahi kamaa qaala 'iisaabnu maryama lilhawaarii-yiina man anshaarii ilallahi qaalal hawaarii-yuuna nahnu anshaarullahi faaamanat thaa-ifatun min banii israa-iila wakafarat thaa-ifatun fa-ai-yadnaal-ladziina aamanuu 'ala 'aduu-wihim fa-ashbahuu zhaahiriin(a)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar